Aku kedatangan tamu, teman lama. Istri saya keluar menyajikan wedang teh. Dan tak lupa saya dengan nada hormat saya mengatakan pada istri saya, "Matur nuwun." Sahabatku bertanya, karena lama gak ketemu istriku, "Tadi siapa?." Saya jawab "istriku," jawabku.
Saya bilang kenapa tanya, "soalnya kamu bilang 'matur nuwun' sama istrimu," aku tertawa. Itu kebiasaanku. Kalaupun yang menyodorkan anakku pun saya akan memperlakukan yang sama.
Rupanya dia kaget dengan kebiasaanku mengucapkan terima kasih kepada keluargaku. Padahal ini saya biasakan sekalipun pada anak-anakku.
No comments:
Post a Comment